Setelah aku habiskan banyak malam dengan merenung
ku lalui setiap siangku dengan intropeksi diri
ku jadikan detik waktu yang berlalu
sebagai maha guru dari kebodohanku.
ku lalui setiap siangku dengan intropeksi diri
ku jadikan detik waktu yang berlalu
sebagai maha guru dari kebodohanku.
Aku baru menyadari ,
betapa sering aku mengalah dan menyalahkan diriku
agar senyum dan kesenangan semua orang tidak hilang di depanku
meski kadang hatiku menahan segala rasa dan segala kecewa
namun aku tidak menggetarkannya di bibirku
betapa sering aku mengalah dan menyalahkan diriku
agar senyum dan kesenangan semua orang tidak hilang di depanku
meski kadang hatiku menahan segala rasa dan segala kecewa
namun aku tidak menggetarkannya di bibirku
Lama aku sudah menjadi diriku sendiri
tidak memandang kesenangan sebagai panutan
dan tidak memandang kesusahan sebagai musuh
karena sejatinya keduanya adalah bagian dari hidupku
tidak memandang kesenangan sebagai panutan
dan tidak memandang kesusahan sebagai musuh
karena sejatinya keduanya adalah bagian dari hidupku
Bukan aku marah atau benci,,,
aku hanya mencoba belajar iklas
belajar setia,, belajar ketulusan,,dan belajar banyak hal
bukan mengharap sanjung atau puji
aku hanya sedang berbenah diri.......
aku hanya mencoba belajar iklas
belajar setia,, belajar ketulusan,,dan belajar banyak hal
bukan mengharap sanjung atau puji
aku hanya sedang berbenah diri.......
Aku tidak tau mana yang benar mana yang salah
aku berusaha mengisi yang terbaik buat umurku
meski kadang aku tidak percaya dengan kebaikanku
karna di hadapan tuhan mungkin aku adalah sang pendosa
aku berusaha mengisi yang terbaik buat umurku
meski kadang aku tidak percaya dengan kebaikanku
karna di hadapan tuhan mungkin aku adalah sang pendosa



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !